MALANG — Selain memperkuat jejaring global, Institut Teknologi Sains & Kesehatan (ITSK) RS dr. Soepraoen Malang juga terus membuktikan kontribusinya untuk negeri. Pada Jumat, 29 Mei 2026, bertempat di Aula Kampus 2 ITSK RS dr. Soepraoen Malang, pihak kampus resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.

Penandatanganan kerja sama ini disaksikan langsung oleh Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Kapuskesad) Mayjen TNI dr. Gunawan Rusuldi, Sp.OG., Subsp.Onk., MARS, Ketua Yayasan, serta jajaran civitas akademika. Hadirnya elemen militer, akademisi, dan pemerintah daerah ini menjadi simbol kuat kolaborasi lintas sektor yang nyata.
Memperluas Dampak Pengabdian Kampus
Rektor ITSK RS dr. Soepraoen Malang, Brigjen TNI (Purn.) Dr. dr. Sutrisno, S.H., M.A.R.S., M.H.Kes., FISQua, menyambut positif terjalinnya kerja sama strategis ini.

“Kegiatan hari ini sangat penting untuk mengangkat kiprah institusi kita. Visi kita adalah memastikan bahwa ke depannya ITSK tidak hanya melayani kepentingan pendidikan di tingkat lokal, tetapi harus memberikan dampak nyata di tingkat regional hingga global,” tegas Rektor.
Harapan Besar bagi Putra-Putri Ngada
Sementara itu, Bupati Ngada, Raymundus Bena, menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya atas kolaborasi yang mulai dibangun.

“Saya hadir di sini mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk melaksanakan penandatanganan MoU kerja sama antara ITSK [RS dr. Soepraoen Malang] dan Pemda Ngada. Kerja sama ini telah resmi ditandatangani, dan mudah-mudahan kolaborasi serta koordinasi ke depan dapat terus berjalan lancar,” ujar Raymundus.

Bagi Kabupaten Ngada, peningkatan kualitas pendidikan adalah prioritas. “Fokus utamanya ada di bidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), yang menitikberatkan pada peningkatan kompetensi Tenaga Kesehatan (Nakes), di samping dukungan untuk jurusan-jurusan lainnya. Kami akan terus mengupayakan kolaborasi ini ke depannya demi kemajuan pendidikan putra-putri daerah Ngada,” jelasnya.
Melalui MoU ini, kampus diharapkan bisa terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memeratakan akses pendidikan dan mencetak tenaga medis handal yang siap turun tangan di berbagai wilayah pelosok Nusantara. (RZK)


