Home Blog

Kunjungan Edukatif SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa ke ITSK RS dr. Soepraoen Malang

0

Pada Minggu, 19 April 2026, SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa melaksanakan kunjungan edukatif ke ITSK RS dr. Soepraoen Malang. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Hendrianto Emanuel Ndiwa, S.T., M.Pd., bersama jajaran pengurus komite sekolah dan rombongan.

Kunjungan diawali dengan agenda campus tour, di mana rombongan diajak berkeliling untuk melihat secara langsung lingkungan kampus, fasilitas pendidikan, serta sarana pendukung pembelajaran yang dimiliki oleh ITSK RS dr. Soepraoen.

Selain itu, rombongan juga berkesempatan untuk mengamati sistem pembelajaran yang diterapkan di kampus. Interaksi langsung dengan suasana akademik memberikan gambaran nyata mengenai proses pendidikan tinggi, khususnya dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional dan kompeten.

Dalam kesempatan tersebut, Hendrianto Emanuel Ndiwa menyampaikan apresiasinya terhadap lingkungan dan sistem pendidikan yang ada.

“Di sini merupakan tempat yang sangat cocok bagi mahasiswa untuk bertumbuh dan berkembang, sehingga nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap beliau.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa kunjungan ini sejalan dengan visi pemerintah daerah, khususnya Bupati Ngada, dalam mendorong generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Kunjungan ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara institusi pendidikan menengah dan perguruan tinggi. Harapan besar disampaikan agar ITSK RS dr. Soepraoen Malang terus berkembang dan semakin berkontribusi dalam mencetak lulusan yang memiliki keterampilan, kompetensi, serta dedikasi tinggi untuk pengabdian kepada masyarakat.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semakin banyak siswa yang termotivasi untuk melanjutkan pendidikan dan mempersiapkan diri menjadi generasi unggul di masa depan.

Bimbingan Nurturing Akreditasi STKA ITSK RS dr. Soepraoen Digelar, Perkuat Kesiapan Menuju Akreditasi

0

Malang, 17 April 2026 — Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi (STKA), Fakultas Sains dan Teknologi (FST) ITSK RS dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya melaksanakan kegiatan Bimbingan Nurturing Akreditasi yang difasilitasi oleh LAM-PTKes pada Jumat (17/4). Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 2 Kampus ITSK RS dr. Soepraoen mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kualitas dan kesiapan program studi dalam menghadapi proses akreditasi. Bimbingan menghadirkan dua asesor berpengalaman, yaitu Dra. A. Murni H. Suliantoro, S.Kp., M.Si. sebagai asesor pertama dan Hiryadi, M.Kep., Sp.Kom sebagai asesor kedua.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran rektorat, para dekan dan perwakilan program studi, serta Tim Kelompok Kerja (Pokja) Akreditasi STKA dari seluruh kriteria. Kehadiran berbagai unsur pimpinan dan tim menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung proses akreditasi secara optimal.

Dalam sesi briefing, disampaikan bahwa kegiatan nurturing akreditasi akan dilaksanakan selama kurang lebih delapan minggu secara daring. Seluruh tahapan bimbingan telah disusun secara sistematis berdasarkan kriteria akreditasi, mulai dari Kriteria 1 hingga Kriteria 8.

Adapun jadwal pengumpulan draft Laporan Evaluasi Diri (LED) telah ditetapkan secara bertahap, yaitu Kriteria 1–2 paling lambat 24 April 2026, Kriteria 3–5 pada 7 Mei 2026, dan Kriteria 6–8 pada 21 Mei 2026. Sementara itu, pelaksanaan bimbingan lanjutan dijadwalkan pada 30 April 2026 (Kriteria 1–2), 13 Mei 2026 (Kriteria 3–5), serta 4 Juni 2026 (Kriteria 6–8). Target finalisasi dokumen akreditasi ditetapkan maksimal pada 24 Juli 2026.

Dalam arahannya, asesor menekankan pentingnya penyusunan LED yang ringkas, jelas, dan berbasis data dukung yang valid. Selain itu, konsistensi antara narasi dan data pendukung menjadi aspek krusial yang harus dijaga. Tim juga diimbau untuk mengikuti ketentuan format penulisan yang berlaku serta memanfaatkan sistem hyperlink dalam penyajian data dukung guna memudahkan proses evaluasi.

Lebih lanjut, pemahaman terhadap struktur penilaian yang mencakup 28 subkriteria dan 125 elemen utama menjadi perhatian penting dalam penyusunan dokumen akreditasi. Meski demikian, asesor menyampaikan bahwa kelengkapan data dukung masih dapat terus disempurnakan hingga tahap asesmen lapangan.

Sebagai tindak lanjut, Tim Pokja Akreditasi STKA telah menetapkan penanggung jawab pada setiap kriteria, menyusun timeline percepatan, serta melakukan koordinasi intensif guna memastikan sinkronisasi dokumen LED. Upaya penguatan data dukung juga terus dilakukan sesuai arahan asesor.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh tim dapat bekerja secara terarah, sistematis, dan kolaboratif dalam menyusun dokumen akreditasi yang berkualitas. Dukungan penuh dari pimpinan institusi menjadi faktor penting dalam mewujudkan capaian akreditasi yang optimal bagi Program Studi STKA.

PELANTIKAN REKTOR DAN PEJABAT ITSK BERLANGSUNG KHIDMAT

0

Momentum Penguatan Kepemimpinan dan Komitmen Institusi

Malang – ITSK RS dr. Soepraoen Malang menyelenggarakan pelantikan Rektor dan pejabat struktural dalam suasana khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian agenda kunjungan Ketua Yayasan Dhekarta dalam upaya memperkuat tata kelola dan kepemimpinan institusi.

Pelantikan diawali dengan prosesi resmi pengangkatan Rektor Brigjen TNI (Purn) Dr. dr. Sutrisno, S.H.,M.A.R.S.,M.H.Kes.,FISQua oleh Ketua Yayasan Dhekarta Brigjen TNI (Purn) dr. Bidik Catur Prasetya, M.M.. Acara berlangsung tertib dengan diawali pembacaan naskah pelantikan, dilanjutkan penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk komitmen terhadap tanggung jawab jabatan, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugas.

Usai pelantikan Rektor, agenda dilanjutkan dengan pelantikan Wakil Rektor dan para Dekan oleh Rektor yang baru dilantik. Prosesi dilaksanakan dengan tahapan yang sama, mencerminkan keseriusan institusi dalam menegakkan tata kelola yang baik dan akuntabel.

Ketua Yayasan Dhekarta

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Dhekarta Brigjen TNI (Purn) dr. Bidik Catur Prasetya, M.M.. menekankan pentingnya kepemimpinan yang visioner, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan perkembangan dunia pendidikan. Sementara itu, Rektor ITSK Brigjen TNI (Purn) Dr. dr. Sutrisno, S.H.,M.A.R.S.,M.H.Kes.,FISQua menyampaikan komitmennya untuk membawa institusi menuju kemajuan melalui peningkatan kualitas pendidikan, sumber daya manusia, serta pengembangan sarana dan prasarana.

Rektor ITSK RS dr. Soepraoen

Kegiatan ditutup dengan doa sebagai bentuk harapan atas kelancaran dalam mengemban amanah yang diberikan. Seluruh rangkaian acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama yang diikuti oleh Ketua Yayasan, jajaran pimpinan, dan tamu undangan. Momen ini menjadi simbol kebersamaan dan komitmen bersama dalam memajukan ITSK RS dr. Soepraoen Malang ke depan.

MoU ITSK RS dr. Soepraoen dan Pemkab Ngada: Tingkatkan SDM Kesehatan, Hadirkan Beasiswa dan Program RPL

0

Kerja sama strategis dalam bidang pendidikan dan kesehatan kembali diperkuat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara ITSK RS dr. Soepraoen dan Pemerintah Kabupaten Ngada. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 13–14 April 2026 di Aula Patronat MBC Bajawa.

 

Penandatanganan MoU ini menjadi langkah konkret dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di bidang kesehatan, sekaligus memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Ngada. Dalam kegiatan tersebut, ITSK RS dr. Soepraoen diwakili oleh Wakil Rektor IV, Amin Zakaria, S.Kep., Ners., M.Kes, sementara Pemerintah Kabupaten Ngada diwakili langsung oleh Bupati Ngada, Raymundus Bena, S.S., M.Hum.

Melalui kerja sama ini, kedua pihak sepakat untuk mengembangkan berbagai program strategis yang berfokus pada peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, penguatan sistem pelayanan kesehatan, serta peningkatan mutu pendidikan di bidang kesehatan.

Salah satu poin penting dalam MoU ini adalah pemberian beasiswa pendidikan bagi 5 putra-putri terbaik Kabupaten Ngada untuk melanjutkan studi di ITSK RS dr. Soepraoen. Program ini diharapkan dapat mencetak generasi tenaga kesehatan yang unggul, profesional, dan siap mengabdi di daerah asalnya.

Selain itu, kerja sama ini juga mencakup pelaksanaan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi tenaga kesehatan (nakes) di wilayah Kabupaten Ngada. Program RPL ini memberikan kesempatan bagi para tenaga kesehatan yang telah memiliki pengalaman kerja untuk mendapatkan pengakuan akademik dan meningkatkan kualifikasi pendidikan mereka secara lebih efisien.

Tidak hanya itu, kolaborasi ini juga meliputi kegiatan pelatihan, seminar, pengabdian masyarakat, serta pendampingan dalam pengembangan layanan kesehatan berbasis kebutuhan lokal. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Ngada dapat meningkat secara signifikan.

Kerja sama antara ITSK RS dr. Soepraoen dan Pemerintah Kabupaten Ngada ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam membangun sektor kesehatan yang berkelanjutan. Dengan fokus pada peningkatan SDM, pemberian beasiswa, serta implementasi program RPL, diharapkan masyarakat Ngada dapat merasakan manfaat nyata dalam jangka panjang.

Peringatan Maulid Nabi ITSK RS dr. Soepraoen : Mempererat Ukhuwah, Meraih Berkah

0

ITSK RS dr. Soepraoen Malang–22 September 2025 menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Dengan mengusung tema “Mempererat Ukhuwah, Meraih Berkah”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkokoh tali silaturahmi serta meneladani akhlak mulia Rasulullah.

Acara diawali dengan pembacaan sholawat dan tilawah Al-Qur’an yang menghadirkan suasana penuh syahdu. Dilanjutkan dengan santunan anak yatim dari panti asuhan ASSAMAWAT dan ceramah agama yang disampaikan oleh KH. Moh Mastur Djali yang mengingatkan kembali makna kehadiran Nabi Muhammad SAW sebagai suri teladan dalam kehidupan sehari-hari. Acara ini juga dimeriahkan dengan lomba fashion show busana muslim yang diikuti oleh para peserta dengan penuh antusias. Kegiatan ini tidak hanya menambah semarak perayaan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kreativitas, menampilkan keindahan busana muslim, serta mempererat kebersamaan dalam suasana penuh keceriaan.

Melalui peringatan Maulid Nabi ini, civitas akademika ITSK RS dr. Soepraoen diajak untuk menghidupkan kembali semangat ukhuwah Islamiyah, saling menguatkan, serta menjaga kebersamaan dalam bingkai persaudaraan. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi wasilah untuk meraih keberkahan dalam kehidupan pribadi maupun bersama.

Peringatan Maulid Nabi bukan hanya sebuah tradisi, melainkan juga refleksi diri. Dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW yang penuh kasih sayang, kejujuran, dan keteladanan kita dapat memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia.

Peringatan Maulid Nabi ini membawa kebaikan bagi seluruh keluarga besar ITSK RS dr. Soepraoen, sekaligus menguatkan semangat untuk terus berjalan dalam cahaya sunnah Rasulullah.

ITSK RS dr. Soepraoen Selenggarakan Wisuda: Mencetak Lulusan Kesehatan Profesional dan Humanis

0

Malang, 30 Agustus 2025 – Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITSK) RS dr. Soepraoen Malang kembali menorehkan sejarah penting dengan menggelar prosesi wisuda tahun akademik 2025/2026. Acara ini diikuti oleh dari berbagai program studi dan menjadi momentum sakral yang menandai keberhasilan mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi di bidang kesehatan.

Wisuda yang dilaksanakan di Ballroom Grand Mercure Malang Mirama tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran pimpinan yayasan, rektorat, dosen, tenaga kependidikan, tamu undangan dari instansi pemerintah maupun mitra kesehatan, serta keluarga besar para wisudawan. Kehadiran orang tua dan keluarga menjadi simbol dukungan penuh terhadap perjuangan mahasiswa hingga resmi meraih gelar akademik.

Prosesi dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars ITSK RS dr. Soepraoen, disusul dengan sambutan pimpinan yayasan,Rektor, Ketua LLDIKTI, dan Wakil Walikota Malang. Setelah itu, satu per satu wisudawan dipanggil ke panggung untuk dikukuhkan secara resmi. Momen pengalungan medali dan penyerahan ijazah menjadi puncak acara yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari para tamu undangan.

Rasa haru dan bangga menyelimuti ruangan ketika para wisudawan, yang telah melewati perjuangan panjang, resmi menyandang gelar akademik. Bagi banyak keluarga, momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan buah dari pengorbanan, doa, dan kerja keras selama bertahun-tahun.

Dalam pidatonya, Rektor ITSK RS dr. Soepraoen menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para wisudawan yang berhasil menyelesaikan pendidikan di tengah berbagai tantangan, termasuk perkembangan dunia kesehatan yang semakin kompleks.

“Hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Kami berharap para lulusan mampu menjadi tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan humanis. Dunia kesehatan membutuhkan sosok-sosok yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peka terhadap nilai kemanusiaan dan siap beradaptasi dengan kemajuan teknologi,” tegasnya.

Rektor juga menekankan bahwa para lulusan harus mampu menjaga nama baik almamater dengan berkontribusi di berbagai lini, baik sebagai tenaga medis, peneliti, pendidik, maupun inovator di bidang kesehatan.

Sebagai salah satu perguruan tinggi kesehatan terkemuka di Malang, ITSK RS dr. Soepraoen memiliki keunggulan dalam sistem pendidikan berbasis praktik. Dengan dukungan rumah sakit pendidikan yang representatif, mahasiswa dibekali pengalaman langsung menghadapi kasus medis nyata, sehingga mampu meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja.

Program studi di ITSK yang menjalankan wisuda meliputi D3 Keperawatan, D3 Rekam Medis Informasi Kesehatan, D3 Farmasi, S1 Farmasi Klinis dan Komunitas, S1 Informatika, S1 Fisioterapi,S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, D3 Kebidanan,D3 Akupuntur. Yang seluruhnya dirancang sesuai kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia kesehatan modern. Dengan kurikulum adaptif, pengajar berpengalaman, serta fasilitas lengkap, ITSK terus berkomitmen mencetak tenaga kesehatan yang berdaya saing nasional maupun internasional.

Melalui prosesi wisuda ini, ITSK menegaskan kembali misinya sebagai pencetak generasi tenaga kesehatan unggul. Para wisudawan diharapkan mampu:
1. Mengaplikasikan ilmu dan keterampilan dalam memberikan pelayanan kesehatan profesional.
2. Menjunjung tinggi nilai etika dan kemanusiaan dalam setiap tindakan.
3. Menjadi agen perubahan di masyarakat dengan inovasi dan kepedulian sosial.
4. Mengembangkan diri secara berkelanjutan melalui pendidikan lanjut maupun penelitian.

Wisuda ITSK RS dr. Soepraoen bukan hanya sekadar perayaan akademik, tetapi juga bukti nyata komitmen institusi dalam menghadirkan sumber daya manusia berkualitas di bidang kesehatan. Dengan semangat baru, kerja keras, serta doa dari keluarga dan almamater, para lulusan diyakini mampu menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.

“Selamat kepada seluruh wisudawan. Semoga langkah baru ini membawa keberkahan, kesuksesan, dan kebermanfaatan bagi bangsa dan negara.”

Mahasiswa ITSK RS dr. Soepraoen Luncurkan Produk Inovasi dari Limbah Sandal

0

ITSK RS dr. Soepraoen, 29 Agustus 2025 – Mahasiswa Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITSK) RS dr. Soepraoen resmi meluncurkan produk hasil Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) pada Senin (25/8) di Pendopo Wisata Petungsari, Desa Toyomarto. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperkenalkan hasil riset yang dikembangkan selama tujuh bulan terakhir sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Acara dihadiri oleh Wakil Rektor III ITSK, Letkol CKM Raharjo, S.Kep., Ners., M.Kes., yang mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menghasilkan karya yang aplikatif. “Melalui PKM, mahasiswa tidak hanya berlatih meneliti, tetapi juga belajar menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat. Harapannya produk ini dapat terus berkembang dan menjadi sumber penghasilan tambahan,”ujarnya.

Kepala Desa Toyomarto, perangkat desa, serta anggota PKK juga hadir dan memberikan apresiasi. Sumito, Kepala Desa Toyomarto, menilai produk mahasiswa dapat membantu mengurangi persoalan limbah sekaligus memberi peluang ekonomi. “Masih banyak limbah sisa produksi sandal yang dapat dimanfaatkan. Semoga produk ini berlanjut dan memberi manfaat bagi warga desa,” kata Sumito.

Dari Limbah Menjadi Permainan Edukatif

Produk yang dinamai Toysol merupakan hasil pemanfaatan limbah pabrik sandal yang selama ini dibakar sehingga menimbulkan pencemaran. Limbah tersebut diolah menjadi permainan edukatif ramah anak. Selain mengurangi dampak lingkungan, Toysol juga ditujukan untuk menjawab tantangan tumbuh kembang anak, terutama terkait penggunaan gawai berlebihan. Produk ini diharapkan dapat menjadi media belajar sekaligus sarana interaksi sosial bagi anak-anak.

Harapan Keberlanjutan

Acara peresmian dilengkapi dengan sesi presentasi dan uji coba produk bersama masyarakat. Ovy Chandra Singhasari, Ketua Tim PKM, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan serta berharap produk dapat terus dikembangkan. “Kami berharap Toysol tidak berhenti di tahap ini, tetapi dapat berlanjut sebagai solusi yang memberi manfaat di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun sosial,”ujarnya.

Kegiatan ini menunjukkan peran perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi yang bermanfaat, tidak hanya di ruang akademik tetapi juga dalam kehidupan masyarakat.

Membangun Jembatan Internasional: Kunjungan Walikota Kasama Prefektur Ibaraki Jepang ke ITSK RS Dr. Soepraoen Malang

0

Malang, 28 Juli 2025 – Sebuah momentum penting dalam kerja sama internasional di bidang kesehatan terjadi di Gedung Rektorat Institut Teknologi dan Sains Kedokteran RS Dr. Soepraoen Malang (ITSK RS Dr. Soepraoen) pada 28 Juli 2025. Walikota Kasama, Prefektur Ibaraki, Jepang, melakukan kunjungan dalam rangka memperkuat hubungan bilateral dengan Indonesia melalui program penempatan tenaga medis terlatih dari Indonesia ke Jepang.

Diplomasi Kesehatan sebagai Jembatan Kerja Sama.

Kunjungan ini mencerminkan komitmen bersama antara Pemerintah Jepang dan lembaga pendidikan kesehatan di Indonesia untuk menciptakan sinergi dalam bidang sumber daya manusia, khususnya tenaga medis profesional. Dalam sambutannya, Walikota Kasama menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap ITSK RS Dr. Soepraoen sebagai institusi yang dinilai memiliki kualitas pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan yang unggul dan berstandar internasional.

Peluang Global Bagi SDM Indonesia.

Kegiatan ini menjadi bagian dari penjajakan kerja sama konkret dalam pengiriman tenaga medis asal Indonesia ke Jepang, khususnya perawat dan bidan yang akan bertugas di fasilitas-fasilitas kesehatan di Kasama dan wilayah sekitarnya. Program ini dilandasi oleh kebutuhan Jepang akan tenaga kerja kesehatan terampil akibat meningkatnya jumlah penduduk lansia di negara tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, pihak ITSK RS Dr. Soepraoen yang diwakili oleh jajaran pimpinan institusi menegaskan kesiapan mereka untuk mendukung program ini melalui kurikulum yang disesuaikan, pelatihan bahasa Jepang, dan penguatan etika kerja profesional. Kerja sama ini dirancang tidak hanya sebagai penempatan kerja, tetapi juga sebagai program pengembangan kapasitas yang berkelanjutan.

ITSK RS Dr. Soepraoen Malang menyambut baik kunjungan ini sebagai pengakuan atas peran strategis lembaga dalam membentuk tenaga kesehatan yang unggul dan siap bersaing di tingkat global. Rektor ITSK menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan, pelayanan, dan profesionalisme yang menjadi inti dari pendidikan kedokteran dan keperawatan di institusinya.

“Kami bangga mendapat kepercayaan dari pihak Jepang, khususnya Pemerintah Kota Kasama, untuk menjadi mitra dalam menyiapkan tenaga medis masa depan. Kerja sama ini adalah langkah nyata menuju internasionalisasi pendidikan tinggi kesehatan Indonesia yang tetap berakar pada nilai-nilai lokal,” kata Rektor ITSK RS Dr. Soepraoen dalam sambutannya.

Membangun Masa Depan Melalui Kolaborasi.

Kunjungan Walikota Kasama ke ITSK RS Dr. Soepraoen Malang bukan sekadar bentuk diplomasi antarnegara, melainkan juga cerminan dari pentingnya membangun hubungan saling percaya dan saling menguntungkan antara lembaga pendidikan dan pemerintah lokal lintas negara. Di tengah dunia yang semakin terhubung, kolaborasi seperti ini menjadi landasan penting untuk menciptakan masa depan tenaga kesehatan yang tidak hanya terampil, tetapi juga berwawasan global dan berjiwa kemanusiaan.

Kunjungan Walikota Tidore Kepulauan di ITSK RS Dr. Soepraoen Malang: MOU Peningkatan Kualitas SDM di Bidang Kesehatan

0

Malang, 3 Juli 2025 – Dalam rangka mempererat kerja sama di bidang pendidikan dan kesehatan, Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, bersama jajaran melakukan kunjungan kerja ke Institut Teknologi dan Sains Kedokteran RS Dr. Soepraoen Malang (ITSK RS Dr. Soepraoen) pada tanggal 3 Juli 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk  penandatanganan nota kesepahaman (MoU) mengenai peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan.

Kolaborasi Strategis untuk Peningkatan Kualitas SDM Kesehatan

Kunjungan ini merupakan langkah awal yang signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas SDM di sektor kesehatan di wilayah Tidore Kepulauan, yang dihadapkan pada berbagai tantangan dalam penyediaan layanan kesehatan yang optimal. Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Gedung Rektorat ITSK RS Dr. Soepraoen Malang, Walikota Muhammad Sinen mengungkapkan harapannya agar kerja sama ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Tidore, khususnya dalam pengembangan tenaga medis yang handal dan terampil.

“Kami datang ke Malang dengan tujuan untuk bekerja sama dalam meningkatkan kualitas SDM di bidang kesehatan, agar masyarakat di Tidore Kepulauan bisa mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik. Kami percaya dengan adanya MoU ini, potensi yang dimiliki oleh ITSK RS Dr. Soepraoen Malang dapat memberi dampak yang signifikan bagi kemajuan di daerah kami,” ujar Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen.

Fokus Pada Pengembangan Pendidikan.

MoU yang akan segera ditandatangani antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan ITSK RS Dr. Soepraoen ini akan mencakup berbagai aspek, mulai dari pembukaan kesempatan bagi calon mahasiswa asal Tidore untuk melanjutkan pendidikan di ITSK RS Dr. Soepraoen Malang.

Pengembangan SDM di bidang kesehatan ini juga diharapkan dapat menjawab tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Tidore Kepulauan, yang selama ini terkendala oleh keterbatasan fasilitas dan tenaga medis. Dengan peningkatan kompetensi SDM, pelayanan kesehatan di Tidore Kepulauan diharapkan dapat meningkat secara signifikan.

Sinergi untuk Masa Depan yang Lebih Sehat

Dengan adanya MoU ini, diharapkan nantinya akan terjalin lebih banyak program kolaborasi yang dapat mempercepat terwujudnya layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Tidore Kepulauan. Sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah, Walikota Muhammad Sinen berharap bahwa kemitraan ini akan memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan, serta menjadi model bagi daerah lainnya di Indonesia.