Bimbingan Nurturing Akreditasi STKA ITSK RS dr. Soepraoen Digelar, Perkuat Kesiapan Menuju Akreditasi

Malang, 17 April 2026 — Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi (STKA), Fakultas Sains dan Teknologi (FST) ITSK RS dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya melaksanakan kegiatan Bimbingan Nurturing Akreditasi yang difasilitasi oleh LAM-PTKes pada Jumat (17/4). Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 2 Kampus ITSK RS dr. Soepraoen mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kualitas dan kesiapan program studi dalam menghadapi proses akreditasi. Bimbingan menghadirkan dua asesor berpengalaman, yaitu Dra. A. Murni H. Suliantoro, S.Kp., M.Si. sebagai asesor pertama dan Hiryadi, M.Kep., Sp.Kom sebagai asesor kedua.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran rektorat, para dekan dan perwakilan program studi, serta Tim Kelompok Kerja (Pokja) Akreditasi STKA dari seluruh kriteria. Kehadiran berbagai unsur pimpinan dan tim menunjukkan komitmen institusi dalam mendukung proses akreditasi secara optimal.

Dalam sesi briefing, disampaikan bahwa kegiatan nurturing akreditasi akan dilaksanakan selama kurang lebih delapan minggu secara daring. Seluruh tahapan bimbingan telah disusun secara sistematis berdasarkan kriteria akreditasi, mulai dari Kriteria 1 hingga Kriteria 8.

Adapun jadwal pengumpulan draft Laporan Evaluasi Diri (LED) telah ditetapkan secara bertahap, yaitu Kriteria 1–2 paling lambat 24 April 2026, Kriteria 3–5 pada 7 Mei 2026, dan Kriteria 6–8 pada 21 Mei 2026. Sementara itu, pelaksanaan bimbingan lanjutan dijadwalkan pada 30 April 2026 (Kriteria 1–2), 13 Mei 2026 (Kriteria 3–5), serta 4 Juni 2026 (Kriteria 6–8). Target finalisasi dokumen akreditasi ditetapkan maksimal pada 24 Juli 2026.

Dalam arahannya, asesor menekankan pentingnya penyusunan LED yang ringkas, jelas, dan berbasis data dukung yang valid. Selain itu, konsistensi antara narasi dan data pendukung menjadi aspek krusial yang harus dijaga. Tim juga diimbau untuk mengikuti ketentuan format penulisan yang berlaku serta memanfaatkan sistem hyperlink dalam penyajian data dukung guna memudahkan proses evaluasi.

Lebih lanjut, pemahaman terhadap struktur penilaian yang mencakup 28 subkriteria dan 125 elemen utama menjadi perhatian penting dalam penyusunan dokumen akreditasi. Meski demikian, asesor menyampaikan bahwa kelengkapan data dukung masih dapat terus disempurnakan hingga tahap asesmen lapangan.

Sebagai tindak lanjut, Tim Pokja Akreditasi STKA telah menetapkan penanggung jawab pada setiap kriteria, menyusun timeline percepatan, serta melakukan koordinasi intensif guna memastikan sinkronisasi dokumen LED. Upaya penguatan data dukung juga terus dilakukan sesuai arahan asesor.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh tim dapat bekerja secara terarah, sistematis, dan kolaboratif dalam menyusun dokumen akreditasi yang berkualitas. Dukungan penuh dari pimpinan institusi menjadi faktor penting dalam mewujudkan capaian akreditasi yang optimal bagi Program Studi STKA.

Pilih Program Study

Artikel Terkait